Menanti Persaingan Ketat Kuda-Kuda Top Indonesia di Seri II Kejurnas Pacuan Kuda...

Menanti Persaingan Ketat Kuda-Kuda Top Indonesia di Seri II Kejurnas Pacuan Kuda di Manado

353
0

JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Setelah menyelesaikan Kejurnas Pacuan Kuda Seri 1 di Salatiga, Jateng, Pengurus Pusat Pordasi kini disibukkan dengan persiapan Babak Final Seri II di Manado, Sulut. Final Seri II ini akan berlangsung 15 Desember untuk penyisihan dan 22 Desember untuk babak final.Hasil gambar untuk foto kuda Gagak Lumayung

Kuda Lady Aria, juara Derby Indonesia 2018 (Foto/Firdaus Fadli)

Diperkirakan sekitar 79 ekor kuda dari berbagai daerah bakal meramaikan Kejurnas Pacuan Kuda paling bergengsi di Indonesia itu diantaranya Jateng, Jabar, DKI, Jatim, Sumbar. Tuan rumah Sulut juga telah menyiapkan kuda-kuda andalannya.

Mwnurut Sekretaris Komisi Pacuan PP.Pordasi, Noviardi Sikumbang, pihaknya sudah menyurati para Pengprov Pordasi yang kudanya lolos ke final di Manado. Yang pasti, kata dia, persaingan bakal ketat.

Perburuan gelar juara umum masih ketat. Jateng yang sementara memimpin dibayangi ketat Jabar dan Sulut.Hasil gambar untuk foto kuda Gagak Lumayung

Kuda Lauretta Eclipse dari Jateng jadi pesaing utama Lady Aria (Foto/dok)

Noviardi Sikumbang menjelaskan, terkait dengan kelangsungan Seri II Kejurnas Pacuan Kuda 2018 tersebut, PP Pordasi yang dalam hal ini adalah Komisi Pacuan telah jauh-jauh hari mengedarkan pemberitahuan melalui undangan resmi ke seluruh Pengprov Pordasi se Indonesia pada bulan Juni 2018.

“Dalam surat undangan tersebut sudah kami tegaskan kepastian waktu babak penyisihan dan final, yakni 15 dan 22 Desember,” terang Noviardi Sikumbang.

Sebagaimana gelaran kejurnas tahun-tahun sebelumnya, persaingan di Seri II Kejurnas Pacuan Kuda 2018 tampaknya lebih akan terjadi di antara kuda-kuda tangguh dari kontingen Jabar dan Jateng. Pada Seri I Kejurnas Pacuan Kuda 2018 yang berlangsung beberapa waktu lalu di Tegal Waton, gelar juara umum direbut oleh kontingen Jateng yang mengungguli kontingen Jabar dengan hanya satu angka.Hasil gambar untuk foto kuda Gagak Lumayung

King Tornado dari Jabar bisa jadi ancaman serius Lady Aria (Foto/dok)

Kontingen Jabar didukung oleh kuda-kuda handal dari Aragon Stable, Halim Kediri, Dago Stable, Manglayang Stable dan beberapa klub lainnya. Sementara kekuatan kontingen Jateng bertumpu pada ketangguhan kuda-kuda dari Eclipse Stable Solo, Tombo Ati Surakarta, Janendra Semarang dan beberapa stable lainnya.

Kontingen Sumbar, Jatim, Kalsel, dan DKI Jaya sama-sama menjadi ‘kuda hitam’. Kontingen Jatim yang di masa lalu sangat diperhitungkan kini sudah jauh berkurang kekuatannya.TOR-08

 

TINGGALKAN KOMENTAR