Suasana latihan tim Semen Padang di Stadion Patriot Bekasi (Foto/Yosrizal)

PADANG-(Trubunolahraga)
BERLAGA di Grup B, Turnamen pramusim Piala Presiden 2019, Semen Padang siap lewati hadangan perdana melawan Bhayangkara FC, Minggu (3/3) di Stardion Patriot Bekasi.
Tim yang bergelar Kabau SIrah, sudah berada di Bekasi sejak Kamis lalu, usai menjalani pertandingan uji coba melawan Barito Putra di Stadion Kenjuruhan Malang.

Irsyad Maulana sengaja dan kawan-kawan sengaja tak balik ke Padang dan memilih latihan di Bekasi, sebelum bertanding pada turnamen tahunan Piala Presiden 2019.
Seperti dikatakan Asisten Pelatih Weliansyah, yang menukangi tim sejak pekan lalu karena pelatih kepala Syafrianto Rusli tengah mengikuti kursus pelatih AFC Pro,  turnamen Piala Presiden memang bukan Liga 1. Tetapi menurutnya manajemen tetap memberikan beban target kepada tim.

“Artinya kita tak boleh main-main. Kami harus fokus menghadapi semua lawan di babak penyisihan Grup B. Hadang pertama melawan Bhayangkara adalah ujian berat yang harus kami lalui dengan selamat. Dengan kemenangan,” kata Weli.

Semen Padang berada di grup B bersama Bhayangkara FC, Mitra Kukar dan Bali United.
Bagi tim dari Bukit Indarung itu, tahun ini merupakan turnamen Piala Presiden kedua yang diikuti, setelah pada gelaran pertama dan ketiga absen. Dan bertekad untuk tahun ini menjadi yang terbaik. Setelah pada 2017 mampu lolos ke semifinal.

“Paling tidak kami harus bisa menyamai rekor dua tahun lalu. Dan akan kami buktikan dengan menglewati penyisihan di Grup B. Meski kami datang dengan status tim promosi, tapi kami adalah tim yang siap dan setera dengan semua lawan yang ada,” ulas Weli.

Guna memuluskan langkah pada pertandingan perdana, Semen Padang akan tampil dengan materi terbaiknya, dengan menurunkan empat pemain asing -termasuk Florent Zitte, striker 25 tahun asal Prancis yang masih dalam status trial.
Begitu juga dengan pemain anyar rekrutan lokal, seperti Teja Paku Alam, Syaiful Indra Cahya, Muhammad Rifqi, Dedi Hartono dan Rony Rosadi.

“Yang pasti kita ingin menang. Untuk menang tentu harus menurunkan pemain yang terbaik. Siapa yang terbaik, itulah yang masuk dalam starting line-up,” kata Weli lagi.
Seteklah bertemu Tim Polisi, Semen Padang akan dihadang kekuatan dari Kalimantan Timur, Mitra Kukar sepekan kemudian dan terakhir jumpa Bali United pada 13 Maret mendatang. (Yosrizal/TOR-10)

TINGGALKAN KOMENTAR