GIANYAR-(TribunOlahraga.com)

Tim nasional (Timnas) Indonesia U-23 hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Bali United, pada laga uji coba di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (14/6/2019) malam. 

Pada laga tersebut, Indra Sjafri selaku pelatih kepala skuat Garuda Muda memainkan pola dengan formasi andalannya, 4-3-3. Di barisan penyerang, pelatih asal Padang, Sumatera Barat ini mempercayakan kepada trio Witan Sulaeman, Muhammad Rafli dan Feby Eka Putra.

Sementara di kubu Bali United, pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra menggunakan skema 4-2-3-1. Teco juga memberikan kesempatan bermain bagi sejumlah pemain pelapis, seperti penjaga gawang Samuel Reimas, Agung Putra, Fahmi Al Ayubi hingga Miftahul Hamdi.

Dibabak pertama, kedua tim bermain terbuka. Jual beli serangan tak mampu dielakkan. Sayang, penyelesaian akhir kedua tim belum maksimal. Akibatnya, tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua tepatnya menit ke-60, Garuda Muda memiliki peluang emas lewat tendangan keras Rafli dari luar kotak penalti. Sayang, sepakannya masih bisa diamankan Samuel.

Delapan menit berselang, giliran Serdadu Tridatu yang mengancam lewat tendangan Paulo Sergio. Tetapi usaha mantan pemain Bhayangkara FC itu bisa digagalkan kiper pengganti timnas U-23, Satria Tama. Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol yang bisa diciptakan kedua tim.

Bagi pasukan Coach Indra, laga tersebut merupakan pemanasan sebelum tampil pada SEA Games 2019 di Filipina, 30 November-11 Desember 2019. Persiapan sengaja dilakukan jauh-jauh hari mengingat pada ajang tersebut, Witan Sulaiman cs ditargetkan PSSI untuk meraih medali emas di ajang itu.(Yan Daulaka/TOR-10)

TINGGALKAN KOMENTAR