JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Tim judo asal kota Bogor, Jabar yang mewakili Indonesia dalam kejuaraan judo Thailand Internasional Terbuka 2019 tampil mengejutkan. Dalam kejuaraan yang berlangsung dua hari, 15-16 Juni di Montfort College Hall Chiang Mai itu, judoka Bogor merebut 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Medali emas dipersembahkan judoka I Kadek Pasek Karisma yang turun di kelas -91 kg. Sementara medali perak disumbangkan judoka Windi Ardana yang bertanding di kelas -45 kg. Deden Setiadi yang turun di kelas -100 kg menyabet medali perunggu.

Dalam kejuaraan yang melibatkan ratusan peserta dari 14 negara itu, tim judo Indonesia yang dipimpin manajer merangkap pelatih Josef Darmawan ini berkekuatan empat pejudo. Satu judoka lainnya M Sultan Haafiz yang tanding di kelas -90 kg gagal membawa pulang medali karena sudah kalah di babak pertama dari pejudo Srilanka dengan hukuman ”Hansoku Make” Bertingkat (3 x Shido) karena kurang agresif.

Namun Josda begitu mantan judoka nasional ini disapa menyebut hasil 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu di sebuah even internasional sudah sangat luar biasa.”Kami berangkat tanpa target karena atlet ini intinya hanya mencari pengalaman tanding. Ini namanya atlet lokal prestasi internasional,”ujarnya.

Korsel yang memang dikenal negara asalnya judo tampil ebagai Juara Umum dengan raihan 7 emas,-3 perak  dan 2 perunggu. Thailand menempati urutan kedua dengan 3 emas, 2 perak dan 5 perunggu.

Kemudian diikuti Vietnam di rutan ketiga dengan 1 emas, 5 perak dan 3 perunggu.Sedangkan Indonesia berada di posisi ke 6 dibawah Jepang dan HongKong.

Menurut Josef yang juga Dan-6 dan Kabid Perwasitan PJSI Jabar itu, sukses di Chiang Mai ini menambah motivasi para atlet karena mereka adalah dipersiapkan menghadapi Pra PON 2020. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR