JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman minta agar gelaran sepakbola untuk usia dini lebih ditingkatkan. Demikian ditegaskan Marciano saat membuka Festival Sepakbola Usia Dini Piala Kemerdekaan KONI Pusat, di Lapangan Galapuri, Ciledug, Tangerang, Sabtu (17/8).

Kegiatan ini dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke-74. Tujuan lainnya adalah melahirkan bibit-bibit pesepakbola masa depan Indonesia. “Saya berharap dari event ini akan lahir pemain masa depan yang bisa menjadi andalan di kancah internasional,” kata Marciano kepada wartawan di sela-sela acara pembukaan.

Menurutnya untuk melahirkan bibit-bibit yang andal adalah dengan cara meningkatkan kualitas dan kuantitas turnamen (festival). “Kedepannya saya berharap tercatat nama pemain sepakbola Indonesia bisa bermain di Liga Eropa. Seperti para pesepakbola Korea dan Jepang yang kini sudah merumput di Benua Biru itu. Saya yakin kita pasti bisa. Sebab kita memiliki banyak potens, kini kita tinggal mengembangkan dan membina mereka,” harap Marciano.

Harapan saya, kata mantan Ketua BIN ini, agar Piala KONI Pusat berlangsung secara kontinu dan menjadi agenda tetap. “Terima kasih buat para sponsor, panitia penyelenggara dan pihak lainnya yang telah terlibat menyukseskan festival ini,” tambahnya.

Dalam kesempatan sama Ketua Panpel Taufik Panji Alam menyatakan bahwa berjanji akan tetap menggelar Piala KONI tersebut. Bahkan siap merambah sampai tingkat daerah (provinsi).

“Kami akan memperluas jangkauan gelaran Piala KONI hingga tingkat daerah. Juara dari tiap provinsi nantinya akan bertanding untuk tingkat nasional. Dimana rencananya seri nasional akan diwakili 34 peserta dari tiap provinsi yang ada,” terang Taufik.

Festival ini mempertandingka tiga kategori usia yakni, KU8, KU10, dan KU12. Dengan total peserta adalah sebanyak 52 Sekolah Sepak Bola (SSB) se Jagodetabek. Para peserta juga mendapat sertifikat yang ditanda tangani Ketum KONI Pusat Marciano Norman. Event ini terselenggara berkat kerjasama BLISPI-KONI Pusat dan wartawan olahraga nasional. TOR-06

 

TINGGALKAN KOMENTAR