Taufik Panji Alam bersama BLISPI Pusat foto dengan tim juara KU-8, FU15 (Foto/OLII)

TANGERANG-(TribunOlahraga.com)

Allhamdulillah dan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, itulah kalimat yang keluar dari mulut Taufik Panji Alam, Ketua Panpel Festival Sepakbola Usia Dini Semarak Kemerdekaan Piala Ketua Umum KONI Pusat 1 2019 menyikapi suksesnya pelaksanaan hari pertama kegiatan yang dirangkaikan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sabtu, (17/8) di Lapangan Galapuri Cildug, Tangerang, Banten.

Tim Pelita Jaya juarai KU-10 (Foto/OLII)

Taufik dan seluruh Panpel patut bersyukur karena pelaksanaan hari pertama Festival yang dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman itu berlangsung sukses, lancar nyaris tanpa gejolak sedikit pun.

Menurut Taufik, sukses ini selain berkat Rahmat Tuhan Yang Maha Esa juga dukungan semua pihak, mulai dari kepanitiaa, perarangkat pertandingan seperti wasit, asisten wasit, Inspektur Pertandingan (IP), tim-tim peserta (pemain, pelatih, manajer, ofisial pendukung), orang tua, penonton dan terlebih unsur keamanan itu sendiri.

”Khusus kepada pihak TNI-Polri dan unsur masyarakat lainnya saya menyampaikan banyak terima kasih atas dukungannya sehingga pelaksanaan hari pertama sukses dan lancar,”kata ayah dua anak, Benzema Islami Panj Alam dan Diego Panji Alam ini.Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Jordan Nayanes, orang tersenyum, orang berdiri dan luar ruangan

Suksesnya pelaksanaan pada hari pertama yang mempertandingkan KU-8 dan KU-10 ini menurut Taufik tak lepas dari kesadaran dari para peserta betapa pentingnya fair play dan sportifitas. Boleh dibilang, selama pertandingan tak ada protesdari ofisial tim.

Karena memang seperti dikatakan Taufik, dalam Festival Sepakbola Usia Dini ini menekankan unsur pembinaan, pendidikan dan menumbuhkan kesadaran betapa pentingnya jiwa saling menghargaai, menghormati satu sama lain.

Namun demikian, lanjut CEO TribunOlahraga ini, pertandingan masih ada satu kategori usia lagi yakni KU-12 yang akan dimainkan Minggu, (18/8) pagi ini. Tercatat ada 24 tim berjibaku untuk menjadi yang terbaik.

Taufik berharap suasana penuh kekeluargaan, sportif dan persahabatan pada pelaksanaan hari pertama tetap dipertahankan hingga usainya laga untuk KU-12 ini.”Sejauh masih dalam semangat persatuan untuk membangun sepakbola Indonesia yang jauh lebih baik saya kira tak ada alasan bagi kita semua untuk tidak mensukseskan even ini,”paparnya.Hasil gambar untuk foto pembukaan festival Sepakbola usia Dini Piala Ketum KONI Pusat

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman pun saat membuka secara resmi Festival yang melibatkan 53 tim itu juga mengatakan sukses tidaknya sebuah even olahraga tak hanya tergantung pada panpel. Semua elemen masyarakat mendukung karena pembinaan sepakbola usia muda adalah jantungnya prestasi.

”Pembinaan usia muda cabang olahraga apapun akan mencapai prestasi puncak sangat tergantung sampai sejauh mana kita mengelola dan menata pembinaan itu. Dan apa yang dilakukan oleh saudara Taufik ini adalah salah satu upaya menuju upaya perbaikan dalam sepakbola nasional,”kata mantan Kepala BIN ini.

Oleh karenanya, Marciano juga menekankan kepada panpel agar lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraan mulai dari lapangan pertandingan, perangkat pertandingan dan unsur lainnya.

Orang nomor satu KONI Pusat ini menilai jika sepakbola Indonesia dikelola secara profesional dan berkualitas, niscaya mencari pesepakbola berkualitas seperti Ronaldo, David Becham atau bahkan Bambang Pamungkas tak terlalu sulit.Hasil gambar untuk foto pembukaan festival Sepakbola usia Dini Piala Ketum KONI Pusat

KONI Pusat sebagai lembaga keolahragaan tertinggi yang mengendalikan pembinaan olahraga prestasi secara nasional akan mendorong pembinaan usia dini secara berjenjang untuk semua cabang.

Ketua Badang Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Pusat Subagja Suihan pun mengamini apa yang disampaikan Marciano Norman. BLISPI akan menindaklanjuti apa yang digariskan oleh pimpinan KONI Pusat untuk mendorong perkembangan sepakbola Indonesia melalui pembinaan usia muda.

”Tahun depan insya Allah, BLISPI akan meningkatkan kerjasama dengan KONI Pusat untuk menggelar kompetisi sepakbola usia muda mulai KU-8, KU-10, KU-12, KU-14 hingga KU-16 untuk usia genap dan KU-9, KU-11, KU-13 hingga KU-15 untuk usia ganjil. Semuanya ini dilakukan lebih terarah agar outputnya berkualitas,”papar Subagja.

Terkait dengan pelaksanaan Festival Sepakbola Usia Dini Semarak Kemerdekaan Piala Ketua Umum KONI Pusat 1 2019 yang telah melahirkan FU15 dan Pelita Jaya masing-masing sebagai juara KU-8 dan KU-10 serta menantikan juara untuk KU-12 hari ini, Subagja mengatakan intinya bukan sekedar mencari tim juara.

Oleh karenanya lanjut Subagja, BLISPI akan menjaring 12 pemain terbaik untuk KU-10 dari Piala Ketua Umum KONI Pusat 1 2019 ini untuk tampil dalam Piala Menpora, pekan depan di Solo, Jateng.

Tentang siapa yang bakal terpilih masuk tim pilihan BLISPI itu akan diumumkan melalui media massa baik cetak, elektronik maupun online. Sebelumnya mereka ini akan dijadwalkan bertemu langsung Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. TOR-6

TINGGALKAN KOMENTAR