PEKAN Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) XVI sudah dibuka Kamis (19/9). Sebanyak 19 cabang olahraga dipertandingkan pada pesta olahraga multieven bagi mahasiswa ini. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi tuan rumah pesta olahraga yang diikuti 34 provinsi ini. Prof. Dr. A. Sofyan Hanif M.Pd., wakil ketua panitia mengharapkan POMNas XVI ini sukses pelaksanaan dan sukses prestasi. Berikut petikan wawancaranya:

– Bagaimana menurut Bapak pelaksanaan POMNas XVI ini?

+ Pelaksanaan POMNas ini cukup baik. Persiapan yang dilakukan sejak lama menurut saya adalah kunci sukses. Apalagi, Pemerintah Provinsi memberikan perhatian yang sangat tinggi pada pelaksanaan POMNas XVI ini.

– Apa perbedaan POMNas yang sekarang dengan sebelum-sebelumnya?

+ Pelaksanaan POMNas kali ini kita berharap tentunya lebih baik dari pelaksaan POMNas terdahulu. DKI Jakarta jelas merupakan barometer olahraga nasional. Fasilitas olahraga yang ada memiliki standar nasional. Di dalam perwasitan kita menginginkan netralitas. Sehingga semua pertandingan berjalan lancar.

– Pada penyelenggaraan POMNas ini usia atlet dibatasi maksimal 23 tahun. Padahal pelaksanaan sebelumnya usia dibatasi 25 tahun. Mengapa begitu?

+ Kita batasi usia 23 tahun, agar para atlet bisa berlanjut tampil di Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Asean yang dibatasi 24 tahun. Kemudian setahun berikutnya bisa ikut Universiade yang dibatasi usianya 26 tahun.

– UNJ diberi amanah menjadi pelaksana POMNas XVI ini. Sebagai wakil rektor UNJ, bagaimana menurut Bapak?

– Bagi UNJ, ini perhelatan paling besar. Kita punya tanggung jawab penuh. Nama perguruan dipertaruhkan buat menjalankan amanah ini. Persiapan atlet sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu di mana persiapan kami juga untuk pra-kualifikasi PON Papua 2020. Kami ingin sukses pelaksanaan dan sukses prestasi pula. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR