JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Petenis tua masih unjuk gigi di ajang Moya Open 2019 yang berlangsung di lapangan tenis Hotel Sultan Jakarta. Pada babak kedua petenis muda potensial tidak berdaya menghadapi petenis gaek seperti Sebastian Dacosta, Faisal Aidil, Aditya Hari Sasongko.

Unggulan 3 Rifqy Sukma Ramadhan tak berdaya di tangan mantan petenis Davis Cup Indonesia beberapa tahun silam  Sebastian Da Costa, 3-6 3-6.Demikian juga Jones Pratama tak berdaya atasi permainan sikidal Aditya Hari Sasongko mantan pemain Davis Cup 2017 1-6 2-6.

” Saya bermain tak konsisten, banyak buat kesalahan sendiri jarena tekanan lawan” ujar Jones Pratama mengakui kelemahannya sendir.

Tumbangnya unggulan 5 mewarnai bertambahnya kekalahan petenis muda, yaitu Lucky Chandra K atas Arif Rahman 6-3 4-6 5-7.Sebastian Dacosta seangkatan Andrian Raturandang, akan mencoba kekuatan anggota tim Davis Cup/Sea Games Manila 2019 pada kuarter final, Anthony Susanto unggulan pertama.

Althaf akan menghadapi penakluk unggulan 5 Lucky Chandra yaitu Arif Rahman . Althaf setelah mengalahkan Iqbal Bilal 6-2 6-0.

Menurut pengamat tenis August Ferry Raturandang akibat minimnya pertandingan untuk sehingga kagok junior melawan seniornya. ” Pemain senior ini ibarat pemain jangkar menahan lajunya petenis junior. ” ujar AFR di lapangan tenis hotel Sultan Jakarta.

Hasil lengkap
– Anthony S v Rezki nugraha 6-1 6-1
– Sebastian v Tegarg 7-5 6-4
– Althaf v Iqbal 6-2 6-0
– Arief R v Lucky chandra 3-6 6-4 7-5
– Jones P v Aditya 1-6 2-6
– Faisal A v Rifqy Sukma 6-3 6-3
– Rafly v Dimas Kolopita 6-4 4-6 6-3
– Andery S v m ali akbar 4-6 1-2 Ret andery. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR