JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

Nama Hellen Sarita Delima di kalangan olahraga Indonesia khususnya para cabang olahraga (cabor) yang menjadi anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI) cukup familiar sekaligus kontroversial.

Awalnya Hellen adalah salah satu anggota Komite Eksekufif (KE) pada kepengurusan KOI pimpinan Erick Thohir. Seiring dengan perjalanan KOI, Hellen kemudian dipromosikan oleh Erick Thohir sebagai Plt Sekjen KOI mengisi kekosongan posisi Sekjen KOI yang ditinggalkan Dodi Iswandi yang terjeras kasus hukum penyelewengan dana sosialisasi Asian Games 2018.Hasil gambar untuk Foto Hellen Sarita Delima

Hellen Sarita Dalima bersama Erick Thohir

Namun keberadaan Hellen di KOI apalagi dengan posisinya sebagai Plt Sekjen semakin membuat banyak pihak gerah, tak terkeuali para karyawan dan staf KOI. Wanita separuh baya tapi enerjik ini dinilai sangat otoriter.

Sejumlah staf dan karyawan KOI terkena dampak ”tangan besi” Hellen. Hellen tak segan-segan memecat staf dan karyawan KOI yang dinilai tak berkenan dengan hatinya. Hubungan Hellen dengan sejumlah cabor pun terkesan kurang harmonis.

Pada Kongres KOI ke-8 2019 ini pun Hellen masih berusaha untuk bertahan di KOI dengan mendaftarkan dirinya menjadi salah satu anggota Dewan Etik mengikuti jejak sang bos Erick Thohir.

Namun malang benar nasib Hellen, dia gagal masuk anggota Dewan Etik karena kalah dukungan dari Othniel Mamahit dari Porlasi. Ada 9 anggota Dewan Etik namun penentuan siapa yang menjadi anggota ke-9 harus dilakukan pemungutan suara ulang karena baik Othniel maupun Hellen mengantongi jumlah suara yang sama.

Dalam pehitungan ulang, Hellen kalah telak dari Othneil Mamahit. Di tengah proses perhitungan ulang itu suasana sedikit riuh karena terkesan ada yang memang tak menghendaki nama Hellen Sarita Delima masuk jadi anggota Dewan Etik.

Begitu mereka tahu bahwa yang lolos Othniel Mamahit, suasana dalam sidang pun semakin riuh. Ucapan selamat mengalir untuk Othniel Mamahit. ”Selamat ya Pak Othniel,”ujar salah satu pengurus cabor yang memilih pria berdarah Kawanua itu.

Dengan tidak lolosnya Hellen sebagai salah satu anggota Dewan Etik KOI maka habis sudah sepak terjang Hellen. Hellen yang pagi tadi betolak ke Doha Qatar sebagai Komandan kontingen Indonesia untuk World Beach Games (WBG) 1 2019 itu mungkin  tak menduga bahwa riwayatnya di KOI tamat. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR