Kento Momoto berhasil meraih gelar juara tunggal putra di ajang Malaysia Masters 2020, usai menekuk tunggal Denmark, Viktor Axelsen.
JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Tunggal putra Jepang, Kento Momota, berhasil mengawali musim turnamen 2020 dengan catatan manis.

Pemain nomor-1 dunia itu sukses menyabet gelar juara Malaysia Masters 2020, usai menekuk tunggal Denmark, Viktor Axelsen, di laga puncak.

Momota mencatat kemenangan straight game 24-22 dan 21-11 dalam 54 menit durasi permainan, di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (12/1/2020) malam.

Momota mengawali gim pertama dengan buruk, ia tertinggal 0-2. Usai digelontor lima angka beruntun, lawan berhasil menjauh 1-7. Akan tetapi, secara perlahan tunggal putra unggulan pertama itu mulai bangkit. Momota berhasil membalikkan kedudukan 9-8, dan memimpin 11-9 saat jeda.

Momota memang sempat memperlebar jarak 18-13. Namun duel kembali berjalan seru saat Axelsen menyamakan kedudukan 18-18. Selepas diwarnai setting point, Momota berhasil mengunci gim pembuka dengan skor 24-22.

Perlawanan yang ditunjukkan Axelsen menurun drastis pada awal gim kedua. Momota membuka permainan dengan keunggulan skor 5-1.

Pemain andalan Jepang yang telah mengoleksi 2 kali gelar juara dunia itu bahkan sanggup memimpin jauh 17-3. Gim kedua berakhir dengan skor 21-11 untuk kubu Jepang.

Hasil pertandingan ini kian mengukuhkan dominasi Momota terhadap Axelsen. Hingga kini secara total Momota tak pernah kalah dari Axelsen dalam 13 kali pertemuan terakhir.

Gelar juara Malaysia Masters 2020 juga menjadi awal yang menjanjikan bagi Momota untuk mengarungi musim turnamen 2020.

Adapun dalam seri turnamen BWF World Tour 2019 lalu, Momota berhasil meraup 8 gelar juara. Jumlah tersebut masih ditambah dengan gelar dari BWF World Tour Finals 2019, Kejuaraan Asia 2019, dan Kejuaraan Dunia 2019

Dengan berakhirnya laga puncak sektor tunggal putra maka rangkaian pertandingan final badminton Malaysia Masters 2020 telah rampung sepenuhnya.

Kontingen Cina menunjukkan dominasi mereka dengan berhasil membawa pulang tiga gelar juara, yakni lewat tunggal putri Chen Yu Fei, ganda putri Li Wen Mei/Zheng Yu, serta ganda campuran nomor 1 dunia Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Dua trofi tersisa menjadi milik Korea Selatan, lewat ganda putra Kim Gi Jung/Lee Yong Dae, dan tunggal putra Jepang, Kento Momota.

Sementara skuad Indonesia yang tahun 2019 lalu berhasil menyabet satu gelar dari nomor ganda putra kali ini pulang dengan tangan hampa, lantaran tak mampu meloloskan satu wakil pun ke final.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR