Salah satu kasus yang cukup kontroversial dalam permainan bridge ialah masalah blocking dan unblocking. Penulis mempunyai pengalaman seru beberapa tahun lalu, ketika baru berpasangan dengan Alm. Memed Hendarwan dan belum banyak mendiskusikan situasi-situasi yang rumit terutama dalam defense.

Pada waktu itu lawan melakukan tawaran 1NT – 3 NT dan penulis yang tidak pegang poin kecuali SKQ3 memilih lead warna tersebut dengan harapan Memed pegang panjang di warna tersebut dan mempunyai cukup entry sehingga bisa menggugurkan kontrak. SK menang dan Memed memberi signal .8 yang menyatakan berminat, apalagi di dummy terlihat hanya 3 lembar Spade kecil.

Penulis yang merasa senang dengan pilihan lead yang ternyata mematikan selanjutnya lead SQ dan malapetaka muncul ketika Memed ambil alih dengan SA kemudian serang S2 yang memberikan lawan ekstra dua trik percuma. Ketika ditanya kenapa ia harus ambil SA, dengan tenang Memed menjawab takut kena unblock kalau penulis lead dari SKQJxx. Jawaban yang sangat masuk akal.

Kasus yang sama juga bisa terjadi jika lead dari SQJ3 dan partner pegang SK82 dan di meja ada tiga kartu kecil. Lead SQ, partner signal dengan .8, declarer biarkan menang. Merasa lead sudah tepat lanjutkan dengan .SJ dan partner yang takut kena unblocking kalau lead partner dari SQJ10 XX kembali main .SK dan membuat declarer kegirangan karena berhasil meraup 4 trik dari Spade.

Selanjutnya kami mengatasi masalah ini dengan cara, kalau pegang SKQJ10x atau SQJ10xx dan ingin agar partner unblock maka jangan main Q atau J tapi main 10 atau kecil. Dengan demikian jika main Q atau J pada trik berikutnya maka partner tidak perlu melakukan unblock.

Contoh dalam permainan :

♠ 9 5
♥ 7 3 2
♦ A Q 10 8 6 4
♣ Q 9
♠ Q J 10 8 4 ♠ K 6 2
♥ A Q 6 ♥ 10 9 8 4
♦ 7 3 ♦ K 9
♣ 8 4 2 ♣ J 10 7 3
♠ A 7 3
♥ K J 5
♦ J 5 2
♣ A K 6 5

Barat Utara Timur Selatan
1NT
Pass 3D Pass 3NT
//

Barat lead SQ, .5, .6 dan .3. Pada trik berikutnya, Barat yang menganggap Timur kemungkinan pegang SK yang akan sangat bermanfaat sebagai entry untuk menjepit Heart membantu Timur dengan main SJ (jangan unblock). Timur yang menerima baik signal dari Barat pada trik kedua main S2. Declarer yang merasa sia-sia untuk duck langsung ambil dengan .SA.

Selanjutnya ia potong D Timur menang DK tidak langsung main SK tapi main .H10, J dan Barat menang Q. Barat kemudian menyeberang ke Timur dengan SK dan Timur dengan santai serang H9. Ketika declarer main HK maka Barat menang HA, ambil dua trik Spade dan memberikan dua trik lagi dari Heart kepada Timur. Kontrak 3NT berakhir mati 5 suatu defense yang cantik.

Kasus berikut:
♠ A K 7 4
♥ 9 5
♦ Q J 8 5
♣ 9 5 3
♠ 10 8 5 2 ♠ 9 3
♥ A 7 4 ♥ 10 8 6 2
♦ 9 4 3 ♦ 10 7 6
♣ Q 8 2 ♣ A K J 4
♠ Q J 6
♥ K Q J 3
♦ A K 2
♣ 10 7 6

Barat Utara Timur Selatan
1NT
Pass 2C Pass 2H
Pass 3NT //

Barat yang merasa percuma lead Spade karena berdasarkan jalannya penawaran di mana Utara melakukan tawaran Stayman 2C ia tahu bahwa Utara pegang 4 kartu Spade memilih lead C2. Lead yang mematikan dari Barat ini ternyata menimbulkan masalah buat Timur.

Jika Timur main CAK dan Barat tidak unblock CQ maka kontrak dengan mudah bikin. Sebaliknya jika Timur main CK kemudian beralih serang C4 maka bisa saja berakibat fatal jika Barat lead dari pegangan 10842 dan Selatan pegang Q7. Cara terbaik mengatasi masalah ini, jika Timur tidak ingin Barat melakukan unblock maka ia akan menang CK kemudian lanjutkan CA.

Sebaliknya jika Timur ingin Barat melakukan unblock maka ia akan main CA kemudian baru melanjutkan dengan CK.
Contoh lain:

9 8
Q 10 3 2 A K 7 6 5
J 4

Kontrak 3NT dan Timur sudah tidak ada entry. Barat lead C2 Timur akan menang CA lanjutkan CK yang memaksa Barat untuk unblock C10. Coba Anda lihat kalau Barat tidak unblock C10 maka Spade kelima dari Timur akan mubazir.(Penulis adalah pemain dan pemerhati bridge)

TINGGALKAN KOMENTAR