JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

EMANUEL ‘Vaquero’ Navarrete tegas mengatakan dengan tegas bahwa ia akan bertahan sebagai juara kelas bantam super [55,3kg] WBO demi duél dengan Naoya Inoue, raja kelas bantam [53,5kg].

Inoue juara WBA/IBF/The Ring.

Petinju Meksiko ini mengatakan, Inoue, meski dijuluki The Monster, takkan sulit dikalahkan karena ia sangat lunak di atas ring.

Navarrete (32-1-[1 NC], 27 KO) terbilang sangat sibuk sepanjang 2020. Sebelum wabah pandemi Covid-19 menyungkup dunia, Navarrete menang TKO ronde 11 atas Joe Santisima di Las Vegas, 22 Februari. Lalu, pada 20 Juni, ia menang TKO ronde 6 atas Uriel Lopez. Namun, laga itu kemudian dinyatakan no contest lantaran tak ada izin resmi dari Komisi Tinju Kota Meksiko).

“Saya akan tampil baik melawan Inoue, berkat keganasan dan dedikasi saya. Kalian lihat Dogboe. Ia petinju yang sangat ditakuti di kelas bantam super saat itu,” kata Navarrete.

“Tapi, begitu mendapat tawaran duél dengannya, langsung saya ambil karena saya tahu kekurangannya. Saya manfaatkan keberingasan saya, tékad saya, pukulan terus maju saya,” tambah Navarrete kepada ESPN Deportes.

“Saya dan Inoue saling hormat. Tapi, saya tak melihat banyak kemungkinan ia akan mengalahkan saya. Saya lihat ia sangat jinak dan lembut. Saya kira ia takkan bisa tampil seperti Dogboe. Tapi, kecepatan dan pukulan kombinasinya merupakan bonus untuk saya.”

Inoue (19-0-0, 16 KO) dianggap salah satu petinju terbaik dunia. Ia semula dijadwalkan bertarung melawan juara kelas bantam WBO John Riel Casimero, namun batal karena wabah corona.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR