JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

SERENA Williams mengalahkan kakak perempuan Venus 3-6 6-3 6-4 pada MK Kamis dalam episode terbaru dari persaingan saudara di lapangan untuk mencapai perempat final perdana Top Seed Open di Lexington, Kentucky.

Serena, yang dalam pertandingan putaran pertama turnamen tanpa penonton itu, harus bangkit dari ketinggalan satu set dan defisit 4-2 set terakhir untuk menang dalam pertarungan yang mendebarkan.

Dengan kemenangan tersebut, Serena unggul 19-12 dalam pertemuan head-to-head karir dengan Venus.

“Itu adalah pertandingan dengan kualitas yang sangat tinggi,” kata Serena. “Ada banyak poin panjang, membuat saya harus kerja keras dan kemudian pada satu titik servis menjad andalan dan saya pikir itu sangat menarik karena kami berdua mulai melakukan servis dengan sangat baik dan kembali dengan baik.”

Unggulan teratas Serena terkunci di awal set terakhir saat ia mendapatkan istirahat cepat untuk memimpin 2-1 sebelum Venus meraih momentum dengan mengambil tiga game berikutnya dan mendekati kemenangan pertamanya atas saudara perempuannya sejak 2018 di Indian Wells.

Tapi Serena menemukan jalan kembali dan akhirnya menggunakan senjata andalan backhand untuk merubah skor menjadi 5-4 sebelum melanjutkan untuk melayani pertandingan pada match point pertamanya.

Serena memulai pertandingan dengan cepat dan memiliki peluang break point untuk memimpin break ganda 3-0 tetapi Venus menyerbu balik dengan kemenangan beruntun lima pertandingan dan kemudian menutup set pembukaan dengan servis yang kuat.

Pada set kedua Serena berhasil mematahkan servis Venus dengan backhand winner untuk memimpin 4-2 dan kemudian menutup frame itu dengan mudah.

Selanjutnya, Serena akan menghadapi petenis Kanada yang lolos kualifikasi Leylah Fernandez atau petenis wildcard Amerika Shelby Rogers.

Penangguhan tenis akibat pandemi Covid-19 membuat Serena hingga pekan ini belum berlaga dalam tur sejak Februari. Alhasil, petenis Amerika itu mengatakan, alih-alih fokus untuk memenangkan Top Seed Open, ia ingin memastikan mendapatkan performa terbaiknya di US Open 2020 pada 31 Agustus-13 September mendatang.

“Saya di sini hanya untuk memainkan pertandingan lain hanya untuk mendapatkan pertandingan yang sulit untuk New York,” kata Serena, yang gagal menambah rekor 23 ubin Grand Slam sejak Januari 2017.

“Saya sama sekali tidak melakukan apa-apa selain berlatih dan berlatih, jadi saya sangat lemah dalam pertandingan dan ini sangat membantu.”TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR