Laporan Thamrin Lahiya (Minahasa Utara)

MINAHASA UTARA-(TribunOlahraga.com)
Reuni Akbar Perguruan Silat Naga Merah, diadakan di pantai Makalisung, Minahasa Utara, turut dihadiri oleh Lurah Girian Weru Satu, Rukman Rasyid, S.Sos.pada Minggu (20/9/20). .
Para pesilat serta Pengurus perguruan Silat Naga Merah,  mulai dari junior sampai yang senior, berdatangan menghadiri Acara Reuni Akbar tersebu. Bahkan keluarga besar mereka juga ikut memeriahkan kegiatan yang penuh dengan suasana persahabatan ini.

“ Perguruan Pencak Silat Naga Merah ini, didirikan pada Tahun 1975 oleh Maxi Larekan, Beliau mengantarkan Perguruan Naga Merah Tersebut sampai masuk kedalam PB IPSI pada Tahun 1985 “ ujar Sekretaris Perguruan Naga Merah ini.

Rommy lebih jauh mengatakan pesan terakhir Guru Besar Perguruan Naga Merah sebelum menghembuskan nafas terakhir pada Tahun 1994 adalah menjaga marwah perguruan silat Naga Merah, persatuan dan kesatuan serta persahabatan di atas segala-galanya.

Guru Besar Perguruan Naga Merah itu sendiri dikebumikan Di tanah Kesultanan Ternate, Maluku Utara.

Seiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 1995 Perguruan Silat Naga Merah diambil alih oleh adiknya Idrus Larekan yang membawa Perguruan Silat tersebut sampai sekarang ini.

Rommy yang didampingi bendahara perguruan, Romi Abas juga menambahkan perkembangan perguruan Naga Merah semakin menunjukkan grafik peningkatan yang signfikan.”Namun kami tetap mengedepakan kualitas bukan kuantitas. Harapan kami, ada atlet dari perguruan Naga Merah bisa membela daerah di kancah nasional bahkan internasional,”pungkasnya.

Setelah hari menjelang sore, Rombongan Reuni Akbarpun segera membubarkan diri kembali kerumah masing-masing, dengan tetap menjaga Protokol kesehatan. TOR-10

TINGGALKAN KOMENTAR