JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

SETELAH merebut medali perak di Commonwealth Games 2014 di Glasgow dan mengerek bendera Inggris di Olimpiade Rio 2016, Qais Ashfaq melangkah mantap di arena pro didukung prestasinya 258 kali naik ring amatir.

Sejauh ini, Ashfaq, petinju kidal asal Leeds, mencatat rekor 8-0 dengan sebuah gelar kelas bantam super WBA Continental setelah menang angka atas Joe Ham, November 2019, di Manchester.

“Saya dan Angel Fernandez beberapa kali berkomunikasi melalui media sosial dan itu proses alamiah,” kata Ashfaq mengenai keinginannya untuk menjadi lebih baik.

“Kami sudah melakoni sesi awal latihan dan saya rasa ia sepertinya pelatih sempurna untuk saya dan yang saya butuhkan.”

“Karena masih lockdown, kami baru bisa berkomunikasi lewat telepon. Begitu kami bisa tatap muka, segalanya akan lebih mudah. Berlatih di Loughborough jauh lebih baik ketimbang di Leeds, fasilitasnya sulit dipercaya.”

Marc Leach, akan jadi lawan Ashfaq, Sabtu (17/10). Ini laga berat karena beberapa alasan. Leach adalah sahabat sekaligus sparring partner Ashfaq. Sejak kalah di duél debutnya, Leach tak pernah kalah dalam 15 pertarungan.

“Ketika pertarungan ditawarkan kepada kami itu terasa aneh tapi kami tidak pernah menghindar,” tambah Ashfaq. “Mungkin mereka mengharapkan Qais yang sama seperti yang mereka lihat dalam sparing tapi sparing berbeda dengan pertarungan. Mudah-mudahan saya bisa menampilkan performa yang bagus dan menang meyakinkan.”

Duél Ashfaq vs Leach jadi undercard pentas di East of England Arena, Peterborough. Laga utamanya menampilkan Lewis Ritson (20-1-0, 12 KO) vs Miguel Vazquez (42-9-0, 16 KO).TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR