Koordinator Forum Pengprov ISSI se- Indonesia yg juga Ketua Panitia Munaslub ISSI, Akhmad Junaidi (kanan) menyerahkan Bendera Pataka kepada Tatang Sulaiman Ketua Umum PB.ISSI terpilih Pada Munaslub ISSI 2020, di Hotel Aston Kartika Grogol Jakarta, 17 Oktober lalu, (Foto/ist)

Forum Pengprov ISSI se-Indonesia sudah melakukan langkah jauh ke depan dengan mengantarkan Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (PB.ISSI) melalui Munaslub ISSI 2020 yang berlangsung 17 Oktober lalu di Hotel Aston Kartika Jakarta.

Meskipun Munaslub itu hanya dihadiri 15 Pengprov (ada 30 Pengprov ISSI), Tatang Sulaiman sudah disepakati memimpin ISSI empat tahun ke depan, periode 2020-2024. Yang menjadi pedoman utama kenapa Munaslub ISSI itu memilih Tatang Sulaiman adalah deklarasi mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum PB.ISSI periode 2019-2023, Raja Sapta Oktohari (RSO).Ketua Umum PB.ISSI periode 2020-2024 Hasil Munaslub ISSI.17 Oktober 2020 Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman.Foto bersama Forum.Pengprov ISSI se-Indonesia

Deklarasi yang berlangsung di Bandung, Jabar itu dihadiri 22 Pengprov ISSI. Sejak deklarasi mosi tidak percaya itu, secara otomatis pula, RSO sudah kehilangan legitimasi untuk memimpin PB.ISSI.

Pedoman lain yang menjadi pegangan bagi Forum Pengprov ISSI untuk tetap menggulirkan Munaslub ISSI 17 Oktober itu adalah pernyataan surat pengunduran diri RSO sebagai Ketua Umum PB.ISSI saat maju menjadi Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada media Oktober 2019 lalu.

Koordinator Forum Pengprov ISSI se-Indonesia, Akhmad Junaidi secara tegas mengatakan bahwa tak ada keraguan bagi Forum untuk menggelar Munaslub ISSI 17 Oktobet itu. ‘’Tak ada lagi yang perlu diragukan, semua prosedur sudah dilalui oleh Forum termasuk bagaimana menyampaikan mosi tidak percaya kepada PB.ISSI baik ke KONI Pusat, Kemenpora maupun ke PB.ISSI sendiri,’’kata Abah Jun panggilan akrab pria yang juga Ketua Panitia Munaslub ISSI ini.

KONI Pusat pun kemudian mengeluarkan SK nomor 949 tertanggal 15 Oktober 2020 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. SK yang ditembuskan kepada Menpora itu memerintahkan PB.ISSI untuk segera menggelar Munaslub.

Ketua Umum PB.ISSI periode 2020-2024 Hasil Munaslub ISSI 17 Oktober 2020 di Hotel Aston Kartika Jakarta, Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman memberikan sambutan usai terpilih. (Foto/ist)

Dan hanya dalam hitungan jam, PB.ISSI pun kemudian langsung menanggapi SK KONI Pusat tersebut dengan akan menggelar Munaslub ISSI pada pertengahan Januari 2021. Kalau toh akhirnya Forum Pengprov ISSI tetap menggulirkan Munaslub 17 Oktober karena sejak awal Forum telah menganggap PB.ISSI pimpinan RSO sudah kehilangan legitimasi.

Menurut Junaidi, Forum tak mungkin ikut Munaslub yang akan digelar oleh PB.ISSI karena itu saja sama mencederai Deklarasi 27 Juni di Bandung. Pada saat berlangsungnya Munaslub 17 Oktober itu, Junaidi berulang kali menegaskan bahwa tekad Forum untuk menggelar Munaslub dengan agenda tunggal memilih Tatang Sulaiman sebagai nakhoda baru ISSI adalah harga mati.

=Terbelah Dua=

Dengan terpilihnya Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB.ISSI periode 2020-2024 hampir dipastikan ISSI bakal terbelah dua. Pasalnya PB.ISSI tetap membandel untuk menggelar Munaslub pada pertengahan Januari 2021.

Namun Forum tidak mau terjebak dengan kengototan PB.ISSI karena prinsipnya Forum tetap berpedoman pada aturan main organisasi diantaranya AD/ART tahun 2003. Semestinya RSO menyadari posisinya sudah kehilangan mandat dan berjiwa besar untuk melapangkan jalan bagi Tatang Sulaiman memimpin PB.ISSI empat tahun ke depan.

Dan satu hal yang harus menjadi pemikiran dan pertimbangan RSO adalah dua poin terakhir tercantum dalam SK KONI nomor 949 itu. Pada dua poin itu menyebutkan sebaiknya RSO fokus pada tugas yang lebih penting dan strategis sebagai Ketua Umum KOI yakni menghadapi Olimpiade 2021 di Tokyo dan SEA Games di Vienam.

Setelah menggulirkan Munaslub ISSI yang mengantarkan Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum baru, langkah berikutnya Forum Pengprov ISSI adalah melaporkan hasil Munaslub baik ke KONI Pusat maupun Menpora.

Langkah ini menjadi sangat penting karena PB.ISSI tak bisa lepas dari KONI dan Kemenpora. Sesuai kelaziman dalam sebuah organisasi Ketua Umum ISSI terpilih punya tugas menyusun ‘’Kabinet’’-nya. Dan tampaknya Tatang Sulaiman bersama tim Formatur sudah menyiapkan semuanya itu sehingga mempercepat proses pengesahan dari KONI Pusat.(Suharto Olii)

 

TINGGALKAN KOMENTAR