JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

DANNY Román (28-3-1, 10 KO) dan Luis Nery (31-0-0, 24 KO) sama-sama naik ring pada 26 September di Connecticut, AS.

Bedanya, Román bertarung non-gelar lawan Carlos Payano, sementara Nery memperebutkan gelar lowong kelas bulu junior atau bantam super WBC. Nery menang atas Aaron Alameda.

Kini, Román, 30 tahun, menginginkan pertarungan dengan Nery, 25 tahun.

Sepanjang kariérnya, Román pernah jadi juara kelas bantam super WBA regular dan IBF. Ia kehilangan kedua sabuk gelarnya setelah kalah angka split dari Murodjon Akhmadaliev di Miami, Januari 2020. Kini, ia menginginkan gelar kembali.

Sementara Nery belum pernah kalah. Ia juara kelas bantam WBC sebelum jumpa Shinsuke Yamanaka, Februari 2018. Gelarnya dicopot lantaran kelebihan bobot sebelum duél itu. Nery kembali jadi juara, kali ini bantam super WBC, setelah sedikit susah payah menang angka atas Alameda. Gelar ini lowong karena ditinggal Rey Vargas.

“Saya kembali ke gym untuk mengejar sabuk gelar hijau melawan Nery,” kata Román. “Sejak awal bertinju, saya inginkan sabuk [WBC] itu. Saya akan persiapkan diri lebih keras dari biasanya.”

“Ia langsung berlatih setelah mengalahkan Payano,” kata manajer dan pelatih Eddie Gonzalez. “Ia inginkan Nery karena mengincar sabuk hijau itu. Saya kira ini juga duél yang diinginkan penonton.”

“Saya dan Nery bertarung pada malam yang sama, jadi saya kira kami bisa memulai dari saat yang sama,” tambah Román.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR