JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

KALLE Sauerland, CBO World Boxing Super Series (WBSS) berbincang dengan Jason Moloney sebelum petinju berbakat Australia ini bertarung hidup-mati dengan Monster asal Jepang, Naoya Inoue, di The Bubble, MGM Grand, Las Vegas, Sabtu (31/10).

Inoue adalah juara kelas bantam [53,5kg] WBA super, IBF, dan The Ring.

Dalam perbincangan di podcast Sauerland itu, Jason antara lain bicara soal julukan barunya, ‘Mayhem’ (Penganiaya) setelah sebelumnya ia dijuluki sebagai ‘The Smooth One’.

Juga soal pertarungannya di WBSS seri 2, dan hubungan kompetitifnya dengan saudara kembarnya, Andrew Moloney.

Sauerland juga bercerita soal perkelahiannya dengan adiknya, Nisse Sauerland di hadapan sahabat-sahabat dan keluarganya yang berakhir dengan…penganiayaan [mayhem].

Menyangkut duélnya melawan Inoue (19-0-0, 16 KO), Jason (21-1-0, 18 KO) mengatakan sangat percaya diri.

“Secara fisik dan mental saya dalam kondisi terbaik,” ujar Jason, 29 tahun. “Saya siap melakukan sesuatu yang sangat istimewa pada Sabtu malam nanti dan menjadi No 1 di kelas bantam dunia.”

Di WBSS seri 2, Jason dan Inoue sama-sama menghadirkan pentas menarik. Namun, di duél pertama atau perempat final perebutan gelar kelas bantam IBF, Jason kalah angka split. Satu hakim memenangkan Jason dengan 115-113, namun dua hakim lain memenangkan Rodriguez, 115-113, 115-113.

Sebaliknya, Inoue tampil sebagai pemenang setelah mengalahkan Rodriguez di semifinal dan mengalahkan Nonito Donaire di final untuk merebut Trofi Muhammad Ali di Saitama Super Arena, Saitama, Jepang, 7 November 2019.

Buat Inoue, ini duél pertamanya sejak merebut gelar di WBSS 2 itu. Sebaliknya, sepanjang 2019, Jason tiga kali naik ring dan semuanya dimenangkan dengan KO, termasuk duél keempat melawan Leonardo Baez di The Bubble, Juni 2020.

So, Naoya boleh bergelar Monster, tapi Mayhem akan datang untuk melucuti gelar-gelarnya.TOR-05

TINGGALKAN KOMENTAR