JAKARTA-(TribunOlahraga.com)
Sejujurnya tenis putri Indonesia jauh lebih berkibar ketimbang putranya. Dalam peta persaingan dunia, petenis putri Indonesia mampu bersaing dan bahkan menempatkan dirinya  pada posisi 100 besar WTA.
Dan Yayuk Basuki merupakan petenis putri Indonesia yang mampu menembus peringkat 19 dunia. Peraih empat medali emas di ajang Asian Games itu mampu bersaing di papan atas karena didukung penuh sponsor.
Yayuk Basuki misalnya bisa masuk peringkat 19 dunia tak lepas dari dukungan pengusaha  nasional yang cinta olahraga khususnya tenis, Aburizal Bakrie. Ical, begitu panggilan akrab big bos Bakrie Grup itu membiayai seluruh perjalanan Yayuk Basuki ikut berbagai turnamen tenis berkelas dunia di manca negara.
Bahkan sukses Yayuk Basuki menembus posisi 19 besar dunia itu diganjar hadiah istimewa sebuah mobil sport dari Aburizal Bakrie.
Setelah Yayuk Basuki, petenis wanita Indonesia yang juga punya peringkat bagus di WTA adalah Angelique Widjaya (55) kemudian Wynne Prakusya 74 dan Romana Tedjakusuma 82. Angelique terakhir bercokol di peringkat 55 WTA tahun 2004 berarti sudah 16 tahun lamanya.
Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi kini masih berkutat di posisi 388 WTA. Untuk bisa menembus peringkat 100 dunia seperti dilakukan empat seniornya di atas tentu butuh perjuangan keras. Yang jelas dana menjadi salah satu kendala klasik karena untuk melanglang buana ikut turnamen tenis di luar negeri butuh biaya tak sedikit. TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR