JAKARTA-(TribunOlahraga.com)

TERKAIT dengan rencana keberangkatan atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Ketua DPD RI, mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi terjadinya peristiwa seperti pada All England 2021. Saat itu, tim bulutangkis Indonesia dipaksa mundur karena kasus Corona.

Hal itu diingatkan LaNyalla karena untuk bisa tampil di Olimpiade harus melalui kualifikasi ketat. Jangan sampai pengorbanan para atlet menjadi sia-sia karena kasus Covid-19.

Lebih dari itu, LaNyalla juga mengajak masyarakat untuk Indonesia memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2021, 23 Juli-8 Agustus.

Indonesia sendiri dipastikan akan mengirimkan para atletnya di Tokyo 2021 setelah lolos dari tahap kualifikasi.  Mereka adalah Lalu M Zohri dari cabang atletik, Riau Ega Agatha dan Diananda Chairunisa dari panahan, dan Vidya Rafika Rahmatan Thayiba dari cabang menembak.

Terbaru ada nama Rifda Irfanaluthfi dipastikan lolos dan akan turun pada nomor all around di cabang senam.

“Mari kita dukung para atlet Indonesia agar bisa tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaiknya untuk negara,” tutur LaNyalla, Rabu (5/5/2021).

Mantan Ketua Umum PSSI itu berharap jumlah atlet yang akan memperkuat Kontingen Indonesia di Tokyo bisa terus bertambah, terutama dari cabang bulutangkis dan angkat besi yang selama ini menjadi andalan Indonesia untuk mendulang medali.

 

Hanya saja, kualifikasi kedua cabor tersebut belum tuntas sehingga nama-nama atlet yang lolos belum diumumkan secara resmi.

“Kita dukung dan doakan supaya perjuangan para atlet membuahkan hasil dan keberhasilan mereka adalah kemenangan Indonesia,” katanya.

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan, salah satu langkah untuk mencapai eksistensi suatu negara adalah dengan keberhasilan atlet. khususnya melalui perolehan medali di event olahraga internasional.

“Oleh karena itu saya berharap agar atlet-atlet Indonesia bisa pulang membawa banyak medali dari Tokyo 2021. Apalagi Kemenpora sudah menjanjikan bonus besar untuk peraih medali emas Olimpiade Tokyo sebesar Rp 5 Miliar, dan untuk medali perak Rp 3 M, serta medali perunggu Rp 1 M. Ini harus jadi motivasi bagi atlet,” papar LaNyalla.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan, dukungan dari masyarakat akan menambah semangat para atlet berlaga di kancah dunia. Dikatakan Ketua DPD RI ini, keberhasilan para atlet tak lepas dari partisipasi masyarakat.

“Dukungan kita akan menjadi suntikan tenaga bagi para atlet berjuang demi mengharumkan bangsa dan negara,” ucapnya.TOR-08

TINGGALKAN KOMENTAR